Monday, July 18, 2016

Kapan ath punya adek?

Setelah berhasil melewati fase pertanyaan 'kapan kawin?' dan 'kapan hamil?' dalam beberapa tahun terakhir, akhirnya sekarang sampailah saya kepada fase pertanyaan 'kapan ath punya adek?', mengingat temen2 yang anak pertamanya lebih muda dari ath aja udah banyak yg hamil lagi :D

Sesungguhnya ga ada yang salah dari pertanyaan itu, karena itu adalah sebuah pertanyaan dari orang-orang yg care sama kita :)

Santai aja saya akan jawab : 'insya Allah maksimal umur 30 kalo sesuai rencana dan Allah merestui'.
Yup, saya memang cukup berkomitmen untuk 'kalo boleh jarak anak jangan deket2 ya' dan alhamdulillah suami mendukung, senyamannya saya aja..

Alasannya kenapa?

Terlepas dari kesempatan lanjut sekolah yang alhamdulillah saat ini saya jalani, jauh sebelumnya pun saya memang sudah merencanakan agar (kalau Allah mengizinkan) anak cukup 2 dengan jarak 5tahun (anak ke-2 lahir tepat umur saya 30thn).

Pertama, karena saya sangat menikmati peran saya sebagai ibu dalam tumbuh kembang anak, saya sangat menikmati masa2 mengamati tumbuh kembangnya, masa2 bisa peluk dan cium anak setiap saat, dan saya belum mau masa2 ini cepat berlalu. Dimana seandainya anak saya jaraknya dekat, maka mereka akan sama2 cepat besar dan saya akan lebih cepat melewati masa2 tumbuh kembang mereka. Dengan jarak yg tidak dekat, saat anak pertama sudah masuk masa sibuk sekolah, saat anak pertama sudah mulai malu untuk dipeluk/cium depan umum, kemudian adeknya baru lahir, jadi saya mengulang kembali masa parenting dari awal :D 

Kedua, saya sangat sadar kalau saya masih belum bisa mengelola emosi dengan baik. Saya tidak mau disaat jarak anak yang dekat, lalu anak pertama lagi aktif2nya dan masih butuh perhatian tapi ibunya sudah harus membagi perhatian kepada adeknya. Dimana seandainya anak pertama nangis minta diperhatikan pasti akan ada masa saya marah2 untuk menyelesaikannya, dan saya belum mau begitu. Saya mau memberikan kasih sayang full yang utuh kepada ath sampai dia betul2 memahami apa itu adek, kenapa ada adek, dan harus sayang sama adek, tanpa ada nangis cari perhatian karena iri ibu/ayahnya lagi sibuk urus adek.

Ketiga, saya sadar kalau saya belum sempurna dalam membagi waktu dan tenaga, ditambah dengan aktivitas ekstra saya saat ini sebagai mahasiswa (mahasiswa itu ga ada cuti 3bln yaa, jadi kalo tiba2 hamil ya cuma bisa ijin sebentar buat lahiran). Berhubung saya (masih) kekeh gamau punya ncus, jadi kalo ada aktivitas kuliah/bh*yangkar* mau gamau saya masih nitip anak ke neneknya, dan saya belum setega itu buat ngasih tanggung jawab ngasuh anak2 ke neneknya. Kalo casenya ath sekarang udah cukup besar jadi tidak terlalu merepotkan, kalo ada adek lagi hmm kasian nenek yaa :D Saya juga masih belum sanggup membagi tenaga saya antara kuliah, antar anak pertama sekolah, bh*yangkar*, masak, beres2 rumah ditambah jualan kecil2an..

Intinya sih, tetap secara mental saya belum siap untuk mengurus 2 anak balita sekaligus, saya masih sangat menikmati masa2 mengurus anak pertama dan belum mau membaginya selama dia belum cukup besar dan belum cukup mengerti arti adek yang sebenarnya..

Tapi pada dasarnya saya dan suami tetap menyerahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa, karena Dia paling tau apa yang terbaik untuk kami :) ntah itu sesuai rencana jarak 5 tahun, atau lebih cepat atau lebih lambat, kapan Allah mau kasih titipanNya yang ke-2 insya Allah kami siap :'

Tuesday, July 12, 2016

Fenomena Flat Earth

Berhubung lagi ramai dibicarakan, mulai banyak tersebar link yang membahas tentang Flat Earth, buat yang belum denger tentang Flat Earth, silahkan aja gugling/search youtube buat cari jawabannya, karena saya gamau salah2 ngasih link/info.

Saya disini bukan mau debat kusir membahas mana yang benar antara globe earth/flat earth, biarlah dunia yang akan menjawabnyaa :D

Saya cuma teringat beberapa pertanyaan imajinatif waktu saya kecil, sedikit banyak berkaitan dengan pembahasan Flat Earth akhir2 ini. Pada saat belajar tentang bumi dll ada beberapa hal yang selalu membuat saya bingung. Tapi saya pun ga pernah berusaha mencari jawaban dari pertanyaan2 ini. Intinya pada saat itu yaa saya tetap terima aja apa yang diajarkan tentang bentuk bumi, rotasi bumi dll. 

Pertanyaan-pertanyaan imajinatif waktu saya kecil tersebut diantaranya adalah:

1. Kalau emang bumi itu bulat, matahari diam dan bumi berotasi sehingga dalam waktu 24 jam saja kita bisa kembali ke titik semula, kenapa kita gak merasa mual? Bukannya naik komedi putar aja kita mual? Naik pesawat aja kita masih bisa merasakan getarannya..

2. Ada yg bilang sih karena emang saking cepat dan kencangnya berputar sampe kita sendiri ga sadar dan ga merasakan. Kalo emang bumi berputar "saking cepatnya" itu, kenapa kita masih bisa melihat awan yg sama? Apa awan itu ikut berputar juga? Bukannya kalo kita naik pesawat aja kita bisa melihat awan itu lama2 menjauh, sedangkan kecepatan pesawat paling berapa sih, keliling bumi untuk kembali ke tempat yang sama aja blm tentu bisa dilakukan dalam 24jam oleh pesawat..

3. Kalo emang bumi berotasi "saking cepatnya", kenapa air2 laut bisa tenang? Bukannya air dalam gelas aja kalau kena guncangan bisa tumpah?

4. Kalo emang bumi berotasi "saking cepatnya", kenapa bisa kalah sama gravitasi? Bukannya kalo kita melempar bola aja gravitasinya kalah sama kecepatan, sehingga bola itu gak langsung jatuh tapi terlempar dulu cukup jauh.

Sekali lagi, saya tidak menerima debat kusir, ini cuma beberapa (kayanya masih banyak lagi, tapi lupa apa aja) pertanyaan imajinasi (bukan pernyataan) saya waktu saya kecil yang saya sendiri tidak pernah berusaha untuk cari tau jawabannya. Pertanyaan ini hanya muncul dari pemikiran polos seorang anak2 yang merasa apa yg dia dapat dari pelajaran tentang bumi tidak sesuai dengan logika fisika yang juga dipelajari :D

Intinya, apapun bentuk buminya, mau flat kek, mau bulet kek, mau kotak kek, mau segitiga atau mau gimanapun juga, tetap saja bumi ini ada Penciptanya :') kita sangat wajibbb menjaga dan jangan merusak bumi kita tercinta ini.......

Saturday, February 13, 2016

New Life

Super excited setelah melewati minggu pertama kuliah lagi. 😁


Sebenernya cita2 dari kecil mau jadi insinyur, didukung dengan kegemaran pada pelajaran2 eksak. Sayang waktu SPMB (sekarang SNMPTN) malah nyangkut di pilihan kedua, FKM, tapi kemudian sangat bersyukur kecemplung disana. Sekarang memilih banting stir lagi ke Fakultas Psikologi (masih di almamater yg sama), jurusan PAUD, bukan lagi untuk obsesi karir atau ambisi lainnya, tapi murni untuk mengembangkan diri dan sebagai modal agar bisa jadi orang tua yg lebih baik lagi dalam mendidik anak2.

Dulu sih udah keterima waktu ikut seleksi di bulan juli 2015, karena memang rencana awal biar pas suami kuliah di jakarta, sayanya juga kuliah, jadi nanti kalaupun suami penempatan bukan di jakarta gak lama2 LDRnya. Tapi sayang manusia cuma bisa berencana, apadaya diharuskan tunda kuliah karena kelas matrikulasi baru dibuka semester genap. Jadi deh rencananya berubah semua.

Berhubung saya tipe orang yg visioner bangett, jadi gak bisa banget tuh "jalanin aja", semua harus terencana dengan matang. Hehe.

Maka semenjak dinyatakan tunda kuliah, mulai deh susun-susun rencana lagi gimana dengan beberapa tahun ke depan.

Matrikulasi 1 semester dan kuliah 4 semester sudah menanti. Suamipun sedang berusaha berjuang semaksimal mungkin supaya bisa mewujudkan cita2 penempatan di polda impian, tapi kalaupun dilancarkan harus mengabdi 1thn dulu di daerah konflik. Insya Allah suami lulus November 2016. Maka saya berencana utk cuti kuliah 1 semester di januari 2017 biar bisa menemani dia disana (tetep akan LDR, tapi setidaknya gak lama2).

Lalu saya juga berencana untuk program anak kedua pada awal 2018 (sebisa mungkin hamil max.umur 30thn), jadi nanti saat sidang thesis akhir tahun lagi hamil besar dan saat wisuda Februari 2019 anaknya udah 2 hehe. Aamin

Lagi-lagi manusia hanya bisa berencanaa. Tetaplah jalan hidup sudah ada Allah yang mengatur. Kalaupun nantinya ada yang gak sesuai rencana lagi pasti lah itu jalan yg paling baik yg udah dipilihkan Allah untuk keluarga kami :')

Thursday, January 7, 2016

Dramatic yet funny stories about our childhood

Tiap lagi flashback masa-masa kecil sama suami, kami berdua gak pernah berenti ketawa dan mesem-mesem sendiri.  Haha

Sebelumnya saya pernah nulis cerita tentang pertemuan kami disini , tapi pastinya ternyata dibalik itu semua pernah ada cerita-cerita lainnya di masa kecil kami yang dulunya emang udah suka-sukaan alias cinta monyet. πŸ˜„ Saya dan suamipun buka-bukaan tentang rahasia masa kecil kamii

Waktu SD :

- kami 1 sekolah di SDN 004 Bpn, saya kelas 4B, dia kelas 5A. Letak kelas kami bersebelahan.
- dia suka sama saya dan teman2nya heboh tentang itu sampai hampir semua teman-teman dia dan saya tau.
- akhirnya saya pun diam-diam suka juga dan sering ccp ngikutin dia ke perpus, krn tiap istirahat dia pasti sering ke perpus.
- dia pernah nulis semacam "surat cinta" ke saya yg isinya kurang lebih menyatakan kalo saya cantik dan dia suka sama saya, dia titip surat itu ke temennya tapi surat itu gak pernah sampai ke saya, malah sampainya ke guru wali kelas saya, sampai diapun dipanggil oleh guru, dan dinasihati kalau dia itu masih kecil belom boleh suka-sukaan.
- saya ikut les inggris di sekolah sore-malam, dia pun sering sok-sok main sepeda di sekolah sama temen2nya, karena dia tau jadwal les saya. Suatu hari pernah ada temennya masuk ke kelas dan teriak2 ngasih tau "ulfa, rizki ada di depan tuh naa, mau masuk gak berani, nih kalo gak percaya ada topinya" -> sambil kemudian temennya menyodorkan topi warna hijau ke saya yang ada tulisannya "Rizki P."
- Suatu hari saya kebagian dapet kelas les di kelasnya dia kalo siang, karena saya udah tau dimana tempat duduk dia hasil ccp setiap harinya dari jendela, lalu saya pun duduk tepat di meja tempat dia duduk, saya juga pernah nulis surat yang isinya "rizki, aku tunggu di taman depan sekolah besok jam 4 sore. -rizka" . Surat itu saya taro di laci mejanya. Saya buat surat itu murni karena isengg mau ngerjain dia, sayapun ga berani nyebut nama saya. Dan sayapun ga pernah ngecek dia bener dateng ke taman apa ngga. Tapi kayanya surat itu juga ga pernah dibaca krn mungkin dikira sampah laci atau apalah. πŸ˜„
- dia suka mencari info alamat dan no.telp saya ke temen2 saya.
- dia pernah naik sepeda dari rumahnya ke melawai cuma untuk cari yang mana rumah saya. Tapi cuma untuk sekedar tau.
- dia pernah telp ke rumah saya dan kebetulan yg angkat ibu saya, waktu itu dibilang saya lagi les ngaji, akhirnya ditutup dan dia ga pernah telp lagi.

1998, sayapun pindah ke palembang karena ikut orang tua. Saya gak pernah tau kabar dia lagi.

- Tapi ternyata dia masih suka cari info ke temen saya alamat dan no telp saya di palembang (kebetulan saya masih suka surat2an sama temen2). Dia pernah coba telp ke rumah palembang, tapi begitu diangkat langsung dimatiin.
- dia pun ngaku kalo selalu semangat tiap ada pelajaran yang ngebahas palembang, ntah sejarah atau geografi, bahkan cari2 info tentang palembang dari buku pintar. Ya padahal mah ga ada hubungannya sama sekali sama saya. Tapi dia ngaku seneng dan buat ngobatin kangen. Hahaha

Waktu SMP :

- Saya pernah ngaku ke temen saya kalo saya pernah punya pacar di balikpapan, namanya rizki, saya ngaku kalo sampe saat itu ga pernah putus tapi udah ilang kontak. Freak yahπŸ™ˆ (waktu itu karena malu karena saya ga pernah pacaran).
- Di sekolah dia ada adek kelas pindahan namanya ulfa, dia langsung semangat nyari tau jangan2 itu "si ulfa" udah pindah ke balikpapan lagi, tapi ternyata nama panjangnya beda dan mukanya pun ga mirip. πŸ˜„

Waktu SMA :

- tahun 2004, papa saya dipindahkan tugas lagi ke balikpapan. Waktu kenaikan ke kelas 2 saya sempat diminta ikut pindah buat nemenin papa, waktu itu udah diurus untuk masuk SMA 1 (SMA favorit disana), dan sudah dinyatakan bisa langsung masuk SMA 1. Tapi karena saya gak mau ngelepas SMA 28 favorit kebanggaan saya, akhirnya saya nolak. Padahal ternyata dia sekolah di SMA 1 Bpn, seandainya dulu saya ikut papa, saya dan dia bisa aja udah memulai perjalanan cinta kami dari SMA (tsaahh bahasanyaa)πŸ˜„
- sayapun cuma beberapa kali liburan ke balikpapan buat nengokin papa. Ntah kenapa tiap jalan2 saya kepikiran, mungkin gak yaa ketemu sama kak rizki, kaya apa ya dia sekarang. Tapi emang ga pernah ditakdirin ketemu waktu SMA.


- dia ngaku sampai dia kerja pun setiap kali lewat melawai pasti selalu inget saya dan melirik ke arah rumah saya dulu.


Februari 2010 :

- akhirnya kami dipertemukan lagi (kisah ketemunya sudah pernah dibahas disini). Setelah 12 tahun, super amazed bisa ketemu lagi. Tapi setelah pertemuan itu saya kira dia punya pacar dan dia kira saya punya pacar, kami pun ga pernah nyari lagi satu sama lain. Tapi dengan cara Allah yang sangat sempurna, maka kami bener-bener dipertemukan kembali untuk menjadi pasangan hidup.


Gak pernah menyangka kalo orang dengan drama terpanjang sama saya dari kecil, ternyata memang orang yang ditakdirkan untuk menjadi teman hidup saya😊 Love u as always my imam😊





Monday, November 23, 2015

Batita dan hp

Kalo punya batita dan kemudian ninggalin hp bersama doi dengan posisi lupa kunci, siap-siap aja dehhhh...

1. Banyak foto selfie si bocahh yg cuma keliatan rambutnya doangπŸ˜…
2. Ada aplikasi/foto/video/lagu yang tiba-tiba hilang :'( *sadd
3. Ketelfon orang..sukur sukuurr kalo cuma orang terdekat, lah ini banyak nomor asing di hp karena lagi banyak keperluan abis nelfonin orang, bhay dehh hahahaa
4. Muncul semacam (-$/?:$/;2$ffjmssssavshahjπŸ˜πŸ˜πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜œπŸ˜œπŸ‘»πŸŽ‡πŸŽˆπŸŽŒπŸŽ‹ dilayar chat baik ke temen/grup *pasrah, kemudian sibuk "maaf yaa tadi kepencet anakku" ahahaa
5. Bisa mendadak add/follow orang gak dikenal di medsos, dan bisa juga mendadak unfollow/unfriend/unshare temen bahkan deket pulaa.. Kalo keadd orang gak dikenal sih tinggal apus, nahh kalo ke unfriend temen ini yg bahayaa, bisa tiba2 ada temen yg baper dan jd merusak hubungan.. Kalo di path casenya bisa mendadak 'use as cover'.. *pasrah
6. Masih seputar medsos, bisa mendadak pas lagi scrolling semua foto/postingan orang lain kelike sama kita. *ketawa aja deh, mau unlike malu jugaa

Pengalaman berharga dann jangan sampe lupa untuk kunci hp sebelum pergi!! *biasanya teteepp aja keulang lagiii, namanya jugaa emak2 remponggg:D

Wednesday, November 11, 2015

Bye2 review

Setelah 3 tahun, akhirnya memutuskan hapus semua postingan wedding review :p

Whyy? Dulu itu kan nulis review untuk mempermudah para capeng nyari info, ternyata sekarangg..

1. Beda 3thn aja udah banyak bgt vendor2 baru. Vendor yang dulu bagus belum tentu sekarang kualitasnya masih sama, takut vendornya ga bisa mempertahankan kualitas malah jadi menjerumuskan para calon penganten. 

2. Begitu pun sebaliknya, bisa jadi yang dulu mengecewakan sekarang malah udah semakin baik, malah menghalangi rejeki orang.

3. Mulai bingung mau balesin email/komen, karena aku pun udah banyak lupa. Hee

Sekian ;)

Friday, October 9, 2015

the white house

Our dream white house has finally come true :')

Alhamdulillah.. Pelan-pelan, sedikit demi sedikit nanti mengisi dan menghiasnya, sementara alhamdulillah masih dalam tahap cukup layak huni.

Siapa tau spot-spotnya bisa jadi inspirasi :)



*sebenernya penampakan depan rumah kami superr sweet sesuai harapan, putiiihhh semuaa :') *namanya juga the white house.. tapi udah berjanji ga akan share dimana dan seperti apa depan rumah kami dengan alasan keamanan dan keselamatan ✌️ . Kecuali pada socmed2 yg digembok 😁

*update foto*

Belum banyak tambahan sih:D pelan2 nyicilnyaaa

Wednesday, June 10, 2015

Review Per-DIAPER-an

Sedikit sharing tentang diaper2 yg paling cocok sama si bocah. Berhubung pernah nyobain hampir semuaa merk diaper yg ada dipasaran, ternyata kalo udah cocok susah untuk pindah ke lain hatii..

1. Newborn - Nepia
Waktu masih hamil, bawa bekel beberapa pack nepia dari jakarta, versi newborn bahannya tipis lembut, ada indikator, gak bocor, gak ruam. Pada saat itu perfect deh, ga pernah nyobain yang lain. 


Tapii begitu stock nepia habis, pernah 1x coba beli online, tapi kemudian gak kuat sama ongkirnya yg lebih mahal dari harga diapernya itu sendiri. Hahaha. Masa ongkir aja 200rb

2. Versi tape - Merries
Coba coba coba macem2 merk, gak cocok gak cocok (ya ruam, ya bocor, ya bahannya kasar, dll), sampe akhirnya nemuin 1merk yang super lembut, super halus, tipis juga, gak bocor juga, ada indikator juga, jatuh cinta dehh akhirnya gak perlu mahal ngimpor2 lagi, yaitu: Merries.




Pernah ada temen yang rekomendasiin goon, beberapa kali coba tapi tetep lebih cocok merries. Tapii ternyataa...

3. Versi pants - Goon
...Begitu si bocah udah mulai jalan dan super aktiff, harus berganti ke diaper pants, tapi ternyata untuk versi pants paling cocok sama Goon! Pernah nyobain versi 2merk diatas sih, tapi rasanya yang karetnya paling nyaman tetep si goon ini. Kalo dari kualitas bahan yaa 11/12 aja sama 2merk diatas. hehehe





Pernah jugaaa nyoba cloth diaper - clodi, macem2 merk mulai dari yg lokal sampe impor, punya sekitar 6pcs clodi, dulu semangat banget pake clodi dengan alasan: biar lebih ramah lingkungan, biar lebih cepet potty training. Tapiiiii aku give up angkat tangan, gak kuat nyucinya apalagi pas pup lagi banyaaakkk. hahaa. Maklum, untuk nyuci clodi kita susah percaya sama bulek art, jadi harus nyuci sendiri. Ternyata kutaksangguuuupp. Sekarang clodi cuma disimpen buat cadangan2 ajaa pas stok diapernya lagi sekarat, maklum kami tinggal di pelosok hutan yang kalo mau beli diaper2 pilihan harus ke kota dulu hehehe.


Sekarang sih tiap pagi habis mandi mulai ngebiasain tanpa diaper, walaupun masih susah utk ngajarin ath bilang "pipis", tiba2 celananya udah basah ajaa. hehe. Mulai bobok siang sampe malem masih mengandalkan diaper.. Semoga si anak cepet pinter dan bisa segera total lepas diaper :')

Tuesday, January 27, 2015

Kenangan 2014, Harapan 2015

Mumpung anak tidur, nyempetin update blog bentar :)

Sedikit cerita tentang 2014.
Suami masih betah jadi kapolsek di muara badak :D
Ngaruhnya ke saya yaa paling jadi makin tau dan berpengalaman tentang drama2 dalam dunia perbhayangkarian hehe.

Semua cerita tentang mengurus anak yang superr melelahkan yet sangat membahagiakan gak bisa saya ceritain satu2. Tapi sebagian bisa intip di ig saya hehe. @ulfaulph

Setelah diitung-itung, saya dan ath total naik pesawat sepanjang 2014 yaitu 15 kali, yang gak lain gak bukan didominasi untuk ibunya ath pulang kampung aja. Impian liburan masih belum banyak bisa terwujud, disebabkan blm berani ajak anak dan susahnya perijinan suami.

Setidaknya ada beberapa tempat baru yang blm pernah saya kunjungi sebelumnya :)

Mau sedikit review kota2 yang pernah kami kunjungi sepanjang 2014:
- Bontang
- Balikpapan
- Samarinda
- Kukar
- Jakarta
- Depok
- Bogor
- Semarang
- Yogyakarta
- Magelang
- Surabaya
- Malang
- Jombang
- Tulung agung


Oia, sebelumnya selamat untuk pangkat barunya suamiku, sekarang sudah memikul 3balok: 
AKP RPWP, SH. Alhamdulillah, semoga makin amanah.



Harapan untuk 2015:
1. Semoga suami dilancarkan untuk berangkat sekolah lagi di PTIK. Aamiinn.
2. Klo udah masuk PTIK, jadwal libur akan lbh bisa diprediksi, semoga kami tetap bisa berangkat liburan ke tempat-tempat baru yg sebelum ini banyak tertunda.
3. Semoga bisnis-bisnis kami lancar semua.
4. Semoga bisa segera renovasi dan tinggal di rumah kecil manis kami (minimal untuk kami tempati tiap pulang ke jakarta).

4 tujuan utama kami, gak muluk2 keinginan untuk 2015. 
Terlepas dari doa sepanjang hari, yaitu supaya diberikan kekuatan terus untuk menjadi orang tua terbaik, semoga anak kami selalu sehat dan tumbuh menjadi anak sholeh, pintar, dan berguna, semoga suami selalu dilindungi baik secara fisik maupun dijauhkan dari rejeki yang tidak halal, semoga bisa selalu membahagiakan dan membanggakan ke-empat orang tua :)


*ngalor ngidul yaaa cerita hari ini, maklum udah terlalu banyak yang mau ditumpahkan, tapi bingung jg kalo harus ditulis semua.

*btw, sekedar pengingat kalo someday baca2 blog ini lagi, saat ini posisi saya di rumah depok, udah 2minggu ini di jakarta untuk keperluan terapi si ath :) sedangkan si ayah lg di balikpapan untuk keperluan pendaftaran dan tes PTIK. 

Goodluck for both of us! ❤️


Friday, October 24, 2014

Ath's 1st Birthday

26 September 2014

Ulang tahun ke-1 anak pertamaku. 
Berhubung masih 1 tahun, belum ngerti apa itu ulang tahun, belum ngerti tiup lilin, daann tinggal di desa dengan segala keterbatasan. Akhirnya kami putuskan rayakan kecil2an ala kita aja. 

Cuma ketemuan di Samarinda aja sama uti&kung, nginep di hotel mesra, tiup lilin ala2, bday dinner. hihihii.

Tapi walaupun ala kadarnya, semua ibu siapkan sendiri lhoo, special untuk ulang tahun pertama ath :')










*tgl 28nya lanjut tiup lilin bareng tante2, budhe2, kakak2 bhayangkari. Tapii ath nangis hihihiiπŸ˜‚πŸ˜‚